Hukum Membicarakan Orang Meninggal Dan Dalilnya – Percetakan Yasin

Percetakan Yasin – Hukum Membicarakan Orang Meninggal Dan Dalilnya; Dalam Islam, sikap saling menghormati dan menghargai tidak hanya ditujukan kepada mahluk yang bernyawa saja. Namun juga, kepada mereka yang telah meninggal. Meskipun seseorang telah meninggal, namun nama dan kenangannya masih membekas dalam hati dan ingatan orang yang ditinggalkan. Beberapa pembicaraan mengenai mereka yang sudah meninggal pun sering dilakukan, baik mengenai kebaikannya maupun keburukannya. Namun apakah hukum membicarakan orang yang sudah meninggal seperti ini diperbolehkan dalam Islam?

[ Rekomendasi Bagi Anda : Percetakan Yasin ]

Inilah Hukum Membicarakan Orang Meninggal Dan Dalilnya

1. Membicarakan Keburukan Orang yang Telah Meninggal Termasuk Ghibah

Dalam Islam, menceritakan keburukan mereka yang telah meninggal sama saja dengan ghibah, sehingga hal ini dilarang. // Hukum Membicarakan Orang Meninggal

Dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah SAW pernah bertanya; “Tahukah kamu, apa itu ghibah?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.” Kemudian Rasulullah bersabda; “Ghibah adalah kamu membicarakan saudaramu mengenai sesuatu yang tidak ia sukai.”

Seseorang bertanya; “Wahai Rasulullah, bagaimanakah menurut engkau apabila orang yang saya bicarakan itu memang sesuai dengan yang saya ucapkan?” Rasulullah menjawab; “Apabila benar apa yang kamu bicarakan itu tentang dirinya, maka berarti kamu telah menggibahnya (menggunjingnya). Namun apabila yang kamu bicarakan itu tidak ada padanya, maka berarti kamu telah menfitnahnya (menuduh tanpa bukti).” (HR. Muslim)

Nabi Muhammad SAW bersabda :

لَا تَسُبُّوا الْأَمْوَاتَ فَإِنَّهُمْ قَدْ أَفْضَوْا إِلَى مَا قَدَّمُوا

Janganlah kalian mencela mayit karena mereka telah pergi untuk mempertanggug jawabkan apa yang telah mereka perbuat.(HR Bukhari : 1329)

2. Buruknya Ghibah di Mata Allah SWT

Allah SWT juga telah menjelaskan mengenai buruknya ghibah, baik kepada yang masih hidup maupun yang telah meninggal.

Allah SWT berfirman; “Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang” (QS Al Hujurat : 12)

3. Sebaiknya Ceritakanlah Kebaikan Orang yang Telah Meninggal Dunia

Justru kita dianjurkan untuk memperbanyak menceritakan kebaikan yang sudah meninggal agar ia lebih mudah masuk ke dalam surga. // Hukum Membicarakan Orang Meninggal

هَذَا أَثْنَيْتُمْ عَلَيْهِ خَيْرًا فَوَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ ، وَهَذَا أَثْنَيْتُمْ عَلَيْهِ شَرًّا فَوَجَبَتْ لَهُ النَّارُ ، أَنْتُمْ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِى الأَرْضِ

Yang kalian puji kebaikannya, maka wajib baginya surga. Dan yang kalian sebutkan kejelekannya, wajib baginya neraka. Kalian adalah saksi-saksi Allah di muka bumi.” (HR. Bukhari, no. 1367; Muslim, no. 949)

Itulah hukum membicarakan orang yang sudah meninggal. Sungguh orang meninggal sangat dihormati oleh Rasulullah, bahkan meskipun ia adalah non Muslim.

Dari ‘Amir bin Rabi’ah ia berkata, Rasulullah SAW bersabda; “Apabila kalian melihat jenazah, maka berdirilah untuk menghormatinya sehingga jenazah itu meninggalkan kalian atau jenazah itu diletakkan”. (HR. Muslim juz 2, hal. 659)

Dari Jabir bin ‘Abdullah ra ia berkata; “Pernah suatu jenazah dibawa melewati kami, kemudian Nabi SAW berdiri untuk menghormatinya dan kami pun berdiri pula. Kemudian kami berkata, “Ya Rasulullah, sesungguhnya itu adalah jenazah orang Yahudi”. Beliau bersabda, “Apabila kalian melihat jenazah, maka berdirilah.” (HR. Bukhari juz 2, hal. 87)

Maka dari itu, sebagai umatnya pun kita juga harus senantiasa menghormati dan menghargai mereka yang sudah meninggal. Demikianlah ulasan hukum membicarakan orang meninggal yang singkat ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

[ Baca Juga : Percetakan Yasin ]

Percetakan Yasin – Melayani Cetak Yasin dan Majmu Syarif 40 Hari, 100 hari dan 1000 Harian

Hukum Mengadzankan Jenazah

Harga Cetak Buku Yasin dan Majmu Syarif – Hubungi Kami 087777 500 661

Tertarik mencetak buku yasin dan majmu syarif untuk keperluan souvenir, tahlilan, hajatan, 7 hari 40 hari, 100 hari, 1000 hari-an ataupun keperluan yang lain? Segera hubungi PercetakanYasin.id sebagai jasa percetakan yasin berkualitas dan berpengalaman. Tentunya, Anda bisa melakukan pemesanan dalam jumlah banyak dengan pengerjaan tim kami yang cepat serta berkualitas. // Hukum Membicarakan Orang Meninggal

Selanjutnya, Anda dapat langsung menghubungi kami melalui kontak whatsapp dan nomor telepon untuk langsung melakukan panggilan atau pun via chat. Jika sudah, Anda akan segera terhubung dengan admin yang sedang bertugas dan sampaikan kebutuhan pemesanan Anda. // Hukum Membicarakan Orang Meninggal

Baca Artikel Lainnya :

Chat Admin
Chat Admin
Halo kak ??

Untuk bantuan terkait pemesanan buku yasin, silahkan klik tombol chat dibawah ya.

Saya dengan senang hati akan membantu.